Rindu !
Rindu itu bukan hanya milik Dilan, Rindu itu milik semua orang. Tapi bukan berarti kata-kata Dilan itu salah, bahwa Rindu itu berat, itu memang benar. Mengenai rindu aku tak usah mendefinisi karena aku yakin kalian semua pasti pernah mengalami. Tapi mengenai cerita dan rasa semua pasti punya jalan dan ruangnya sendiri-sendiri.
Kebetulan rinduku beragam, kebetulan rinduku tidak hanya untuk seseorang.
Yang jelas aku rindu akan masa-masa itu, rindu akan masa-masa lalu saat bersamamu, saat bersama mereka, saat kita dimana, atau saat kita sedang mengapa.
Tapi rindu hanyalah sebuah rindu, rindu hanyalah sebuah rasa, entah akan berbuah suka ataupun lara.
Dan untuk semua rinduku, sulitkah bagiku untuk menemuimu ?
Dan untuk semua rinduku, dimana aku harus mencarimu?
Mungkin tak perlu seberat itu, mungkin hanya sedikit berita tentang bagaimana kabarmu.
Dan untuk semua rinduku, perasaanku masih sama tentang semua kenangan itu.
Dan untuk semua itu aku tulis sebait kalimat ini untukmu,
"Aku masih memeluk kawatir atas kabarmu yang tak kunjung hadir. Aku masih mengharap atas kenangan yang dulu kita ukir. Lalu aku menerka atas jawaban sebuah kerinduan. Mungkinkah itu adalah pertemuan ?
Tapi kenapa yang kutemui hanyalah alasan dan kesibukan. Dimanakah aku dapat menemukannya, berapakah harga sebuah pertemuan ? Sedang hanya ingin menjumpai kerinduan mampukah aku membeli waktumu semua kawan ?"
Sudahlah !
Aku tidak serakah !
Aku sudah berserah !
Mengenai rindu aku tidak memaksa,
Mengenai rindu, aku ingin dia merdeka !
Karena dengan begitu, hidupku akan berdamai !
Inilah kumpulan Rinduku kawan, berbagi denganmu sedikit mengurangi gundah dihatiku.
berbagi denganmu agar bisa menanggung bersama, karena kamu juga berkontribusi atas rasa rinduku kawan, Karena aku yakin alasan dan penyebab aku rindu adalah kenangan yang dulu terjadi dan terukir bersamamu, dan karena dulu kita mengukir kenangan bersama maka aku ingin membagi rinduku,
Tapi jangan salah paham kawan, aku tidak meminta lebih, aku tidak meminta kita mengulang kembali semua kenangan itu hanya karena rindu, karena kenangan hanya untuk dikenang dan Aku sudah menyimpannya rapi-rapi, aku hanya berharap kamu juga sama, menyimpanku baik-baik disana, berharap jika kamu membaca kamu langsung ingat kenangan kita bersama, dan harapan yang lebih adalah ketika kita berjumpa lagi nantinya tidak butuh waktu lama bagimu untuk mengingatku sebagai "Temanmu"
😊
BalasHapus